Skip to main content

Engkau Yang Berkenaan..

Rindu aku
Akan senyumanmu
Yg sudah terbiasa ku lihat
Yg tidak pernah kau adakan
Tatkala ada amarah disitu
Yg sudah ku kenali
Senyum jenis apa itu
Tiada kemusykilan andai aku tau
Karena senyum itu sudah bertahun
terbiasa singgah bertamu
Dan mulai rindu aku
Dgn ketiadaanmu

Rindu aku
Akan amarahnya kamu
Yg telah biasa ku hadapi
Tatkala keenggananmu menatapku
Tatkala getar bicaramu tidak berlagu
Tatkala tuturmu pedih tak kau tau
Yg mematangkan aku
Yg terselit tegas buat kebudakanku
Yg ada rindu buat kecengengannya aku
Tidak ada kemustahilan
Andai ada rindu buat amarahmu
Karena ia mengajarku
Dewasa dalam kebudakanku
Dan mulai mencari aku
Akan amarahmu

Rindu aku
Akan sentuhan kasarmu
Saat membelai wajahku
Saat memegang erat tanganku
Saat menahanku dari pergi jauh
Saat mengusap lembut jemariku
Diwaktu sakitnya aku
Kasar sentuhanmu tapi ada lembut disitu
Mengejutkan sentuhanmu tapi ada rasa selamat disitu
Tiada bantahan andainya aku
Rindu sentuhan kasarmu
Karena
Cuma kamu yg menyentuhku dgn cara itu
Dan menapak kegelisahanku
Saat aku mulai rindu

Rindu
Rindu dimana segala rasa berbaur satu
Rindu dimana aku ingin terus menyayangimu
Rindu dimana aku hendakkan kau membelaiku
Rindu dimana aku resah bila tidak dihubungimu
Mungkin orang-orang menjadi heran
Andai mereka tau lemahnya aku dalam kuatku melepaskanmu
Mana mungkin rasa yang sudah terbiasa kurasai
Untuk tahun yang hampir genap ketiganya
Ku lupakan, Ku hindari,
Ku buat seperti tak ada,
Tapi aku tetap merasa kuat
Dalam keinginanku hendak bersamamu Diwaktu dulu kini dan esoknya
Aku lebih mahu Bersamamu
Di sana
Di Jannah
Melewati taman taman indah syurgawi
Apa mungkin kau pernah merasa ini?
Tidak ada Tuhan melainkan Allah
Dan aku ingin taat pada-Nya
Walau mungkin terlambat
Atau mungkin cuma karena takut azab-Nya
Lalu aku berubah sejauh ini
Aku sepertinya merasa
Kau menyukai perubahanku
Dan juga sebaliknya
Aneh
Tapi itulah rasaku
Aku tahu hati kecilmu masih ada rasa itu

^^

Buat yang berkenaan,

Engkau sahabat, teman dan pendamping yang cukup baik. Engkau menjagaku baik sekali. Engkau berusaha melindungiku. Engkau tidak pernah berkira denganku. Engkau berusaha sebaiknya tampil sempurna dihadapanku. Engkau terusan menyayangiku walau kerap aku menyakitimu. Engkau mengatakan engkau menyayangiku. Engkau rindu bila lama tidak bertemu. Bahkan engkau juga rindu bila lama tidak mendengar suaraku. Dan begitu juga aku. Aku merindukanmu. Aku menyayangimu. Aku ingin selalu menjadi orang yang engkau percayai berkongsi masalahmu. Bagaimana juga engkau inginku menganggapimu seperti mana kau mau, aku tidak mampu. Sungguh aku juga berusaha. Tapi tetap seperti itu. Engkau tetap tampak sebagaimana orang2 memandangmu. Aku tau engkau mungkin terpalu. Sakitnya patah seribu. Bahkan mungkin engkau sangat2 tidak akan mahu menemuiku atau menghubungiku. Aku berusaha menembusi panggilan telefonmu tapi engkau masih lagi begitu. Rasanya belum seminggu kau tidak menyambut panggilanku. Tapi aku sudah rasa rindu rindu dan rindu. Iyaa, aku rindu. Aku rindu kita seperti dulu. Aku cuma mampu titipkan itu. Mengutus doa. Dan terus menyayangimu dengan cara yang kau tidak tahu. Maafkan aku. Aku berusaha sebaiknya menjaga hatimu. Tapi rupanya aku tidak mampu. Tidak apa2 jika engkau membenciku atas sikapku. Aku mahu kita bertemu di syurga Allah. Dan aku ingin menyayangimu bersama redhanya Allah terhadap perasaan itu.
Semoga Allah menjagamu buatku.

Yang menyayangimu,
(Idzhea)

Popular posts from this blog

Dramatic Me

So drama~ I'm sharing this not bcz I've fallen in love. I'm just sharing after almost an hour cried for a korean drama, a historical drama, last night. It's all abt love, family, throne, jealousy, friendship, sacrifices. When it comes to love, in our early 20s, most of my friends were already married, engaged, found their only one. but me, I'm still searching for myself. a real me. I'm still clinging to my parents. my siblings. I'm the last one but sometimes I feel like I'm the older sister. Day and night, I'd been thinking, abt their meals, facilities, groceries, the peoples. sometimes I feel so guilty, I can't give them a hug, I'm just too far frm them. the only thing I did was, transferred them money, calling them, asking their condition. It's just so frustrated~ I, desperately want to finish my study, in Law and ECE. I can't give up. I can't pay attention for other things like lover, went outing with him, dating, etc etc. ...

Dreams come true~

Bismillahirrahmanirahiim. 2014, April 05. 12.33 am Ummi Playhouse Impian. Kadang kala sukar untuk merencana impian kerana ia unpredictable. Sukar merencana atau sukar melaksana? Hmm. ^^ Dulu bidadari saya pernah berkongsi, dia ingin menjadi seorang pendidik. Pendidik agama. Ingin menuntut, menambah ilmu di rantau orang tetapi dihalang dek ema(atok) dan iyya(nenek) atas alasan bimbang tidak dapat berjumpa sebelum mereka menghembuskan nafas terakhir. Lalu setelah beberapa pertimbangan dilakukan, akhirnya, impian bidadari saya terkubur disitu. Dia tidak menyesali takdir yg itu. Walau sedikit pun? Wallahua'lam. Kerana dia dengan bangga pernah berkata, 'kalau mama pergi juga masa tu, mama nda akan dapat Enn dgn abang. Mama lebih daripada bersyukur ada kamu.' Touching sat. T_T Pernah bertanya, 'kenapa ingin menjadi pendidik agama?' Lalu mama kata, 'kerana keadaan orang2 sekeliling yg kurang tahu bab2 seperti inilah mama mau belajar. Mama mau ajar doran...

Impressing^^

Bismillahirrahmanirrahiim~ Kg halaman ibu, Julai . Istidraj. Pengertian? Hmm~ ana baru tahu istilah ini. Itupun diusia 19 sudah. Tapi..alhamdulillah sekurang2nya ana tahu dpd tak pernah tahu. Kan? Dulu ana selalu berkongsi apa shj stuffs dgn cousin ana, Amanda. Kami tersangatlah rapat hinggakan dia tahu bila masa ana mood itu dan ini. Sebelum ana tahu istilah istidraj ini, ana pernah bertanya kat dear amanda; knpa non Muslim ramai yg berada, bijak dan hampir punya segala asset termasuklah paras rupa. Dan si comel ini menjawab, itu cara Allah menghukum mereka iaitu dgn kesenangan dunia. Kami cuma berbual setakat begitu2 shj dan tidak terselit pun apa istilahnya untuk soalan itu. Hinggalah ana terbaca dalam satu artikel tentang istidraj. Dimana contoh yg diberi sangat menjentik perasaan. Bukan apa, tiba2 takut untuk jadi org yg boleh dapat setiap yg dihendakkan. Allahu~ :/ . . . Ada orang kata, kalau dapat INI syukur Alhamdulillah. Bila dapat yg INI tadi, berhajat pula mau yg ITU...