Skip to main content

Impressing^^

Bismillahirrahmanirrahiim~

Kg halaman ibu, Julai.

Istidraj. Pengertian? Hmm~ ana baru tahu istilah ini. Itupun diusia 19 sudah. Tapi..alhamdulillah sekurang2nya ana tahu dpd tak pernah tahu. Kan? Dulu ana selalu berkongsi apa shj stuffs dgn cousin ana, Amanda. Kami tersangatlah rapat hinggakan dia tahu bila masa ana mood itu dan ini. Sebelum ana tahu istilah istidraj ini, ana pernah bertanya kat dear amanda; knpa non Muslim ramai yg berada, bijak dan hampir punya segala asset termasuklah paras rupa. Dan si comel ini menjawab, itu cara Allah menghukum mereka iaitu dgn kesenangan dunia. Kami cuma berbual setakat begitu2 shj dan tidak terselit pun apa istilahnya untuk soalan itu. Hinggalah ana terbaca dalam satu artikel tentang istidraj. Dimana contoh yg diberi sangat menjentik perasaan. Bukan apa, tiba2 takut untuk jadi org yg boleh dapat setiap yg dihendakkan. Allahu~ :/
.
.
.
Ada orang kata, kalau dapat INI syukur Alhamdulillah. Bila dapat yg INI tadi, berhajat pula mau yg ITU. Non stop maunya tapi tahap syukurnya banyak stop pause stop. Ada orang kaya yg mau lagi kaya lupa perintah Allah dgn alasan tak sempat solat sbb 'organizer' full oleh meetings(tak sempat). Ada orang fakir yg berhujan panas mencari sesuap nasi lalu memberi alasan 'sukar' dgn keadaannya itu untuk solat on time, 'cover' aurat, jaga ikhtilat dsb.
.
.
.
Solusinya harus ada. Harusnya mereka faham yg kita hidup kerana Allah. Kalau buat baik n ikut perintah "boss" yg bagi monthly salary boleh, kenapa jalani perintah Pencipta tak boleh? Kalau aim mau naik pangkat, mau straight A's exam, mau pass interview segala boleh(padahal sementara), takkan aim syurga dan redha Allah SWT yg abadi tak boleh? Think..
.
.
.
Mungkin saja, pada kita berhias lawa2 pakai leggings, blouses, short pants segala untuk nampak gorgeous, hot dll tu Allah mudahkan 'urusannya'( mana tau clothing mahal limited edition pun senang dapat) padahal, ia tergolong dalam istidraj. Wallahua'lam.
.
.
.
So, buat diri sendiri yg serba serbi kurang ni, selalu2lah buat refleksi diri. Bukannya kerap tengok cermin saja; kalau ada pimple, ditempek lebih banyak bedak.

..Zaynn.. #Idzhea

Popular posts from this blog

Dramatic Me

So drama~ I'm sharing this not bcz I've fallen in love. I'm just sharing after almost an hour cried for a korean drama, a historical drama, last night. It's all abt love, family, throne, jealousy, friendship, sacrifices. When it comes to love, in our early 20s, most of my friends were already married, engaged, found their only one. but me, I'm still searching for myself. a real me. I'm still clinging to my parents. my siblings. I'm the last one but sometimes I feel like I'm the older sister. Day and night, I'd been thinking, abt their meals, facilities, groceries, the peoples. sometimes I feel so guilty, I can't give them a hug, I'm just too far frm them. the only thing I did was, transferred them money, calling them, asking their condition. It's just so frustrated~ I, desperately want to finish my study, in Law and ECE. I can't give up. I can't pay attention for other things like lover, went outing with him, dating, etc etc. ...

I s t i q a m a h ^^

Mata terjaga Di awal hari Bangun menyerah Pada-Nya, cintaku yang abadi Aduh, Kenapa runsing jiwa ini? Sudah diusaha segalanya Agak sulit namun enggan berhenti Tangan-tangan halus mulai terasa kasarnya Anggota tubuh mulai terasa sakitnya Aduh, Begini rupanya kehidupan si ibu, Tanpaku yang serba serbi tak tahu, Maaf ibu, Cuma itu yang kumampu. Aurat ku jaga sedayanya, Ikhtilat kubatasi sebaiknya, Hati kupelihara penuh lembutnya, Walau dijaja berbagai cerita, Senyum sinis dimana-mana, Ku harus tak mengalah Pada insan yang tak suka Karena Itulah dugaannya istiqamah Semakin ku kuat Semakin mereka menyekat Maaf manusia Ketakutanku akan azab dosaku Lebih besar dari cercaanmu Kesungguhanku akan hijrahku Lebih besar dari kesakitanku Keinginanku akan redha-Nya Lebih besar dari segalanya Maaf. Taubat yang direncana Tidak diterima oleh-Nya Aduh, Seakan boleh berhenti nadi Betapa aku takut Betapa aku malu Merencana taubah diusia tua Merencana hijrah dihujung umu...