Mata terjaga Di awal hari Bangun menyerah Pada-Nya, cintaku yang abadi Aduh, Kenapa runsing jiwa ini? Sudah diusaha segalanya Agak sulit namun enggan berhenti Tangan-tangan halus mulai terasa kasarnya Anggota tubuh mulai terasa sakitnya Aduh, Begini rupanya kehidupan si ibu, Tanpaku yang serba serbi tak tahu, Maaf ibu, Cuma itu yang kumampu. Aurat ku jaga sedayanya, Ikhtilat kubatasi sebaiknya, Hati kupelihara penuh lembutnya, Walau dijaja berbagai cerita, Senyum sinis dimana-mana, Ku harus tak mengalah Pada insan yang tak suka Karena Itulah dugaannya istiqamah Semakin ku kuat Semakin mereka menyekat Maaf manusia Ketakutanku akan azab dosaku Lebih besar dari cercaanmu Kesungguhanku akan hijrahku Lebih besar dari kesakitanku Keinginanku akan redha-Nya Lebih besar dari segalanya Maaf. Taubat yang direncana Tidak diterima oleh-Nya Aduh, Seakan boleh berhenti nadi Betapa aku takut Betapa aku malu Merencana taubah diusia tua Merencana hijrah dihujung umu...
Fill your life with adventures, not things. Have stories to tell not stuff to show.