Skip to main content

Takutku..

Takutku...

Takutku,
Andai esok ku tak terjaga lalu Allah tak beri kesempatan buatku untuk menyelesaikan nasuhaku.

Takutku,
Andai subuh nanti istiqamahku hilang lagi dibawa mimpi pergi.

Takutku,
Ramadhan nanti kita tak akan bersua dan rindu-rindu tak terlunasi.

Takutku,
Mizan dosaku terlalu berat sehingga pahala ganjaran-Nya buatku tak boleh menampungi.

Takutku,
Hari-hari berlalu pergi tanpa kusedari dan tanpa pamit pergi.

Allahku,
Jagakan aku,
Jagakan keluargaku,
Lindung kami dibawah naungan-Mu,
Harukan kami dgn ibadah kesukaan-Mu,
Tutupi aib-aib yang ingin meninggi diri,
Mimpikan kami azab-azab ngeri,
Agar terbangun kami dari terhanyut pergi, Jagakan hati-hati ini ya rabb,
Hati-hati yang tak mau berpaling lagi,
Ampuni kami,


Terimalahh ibadah2 ini,
Perkenankanlah.
Perkenankanlah.
Perkenankanlah.

Yang mengharap Maghfirah-Mu~

Popular posts from this blog

Dramatic Me

So drama~ I'm sharing this not bcz I've fallen in love. I'm just sharing after almost an hour cried for a korean drama, a historical drama, last night. It's all abt love, family, throne, jealousy, friendship, sacrifices. When it comes to love, in our early 20s, most of my friends were already married, engaged, found their only one. but me, I'm still searching for myself. a real me. I'm still clinging to my parents. my siblings. I'm the last one but sometimes I feel like I'm the older sister. Day and night, I'd been thinking, abt their meals, facilities, groceries, the peoples. sometimes I feel so guilty, I can't give them a hug, I'm just too far frm them. the only thing I did was, transferred them money, calling them, asking their condition. It's just so frustrated~ I, desperately want to finish my study, in Law and ECE. I can't give up. I can't pay attention for other things like lover, went outing with him, dating, etc etc. ...

I s t i q a m a h ^^

Mata terjaga Di awal hari Bangun menyerah Pada-Nya, cintaku yang abadi Aduh, Kenapa runsing jiwa ini? Sudah diusaha segalanya Agak sulit namun enggan berhenti Tangan-tangan halus mulai terasa kasarnya Anggota tubuh mulai terasa sakitnya Aduh, Begini rupanya kehidupan si ibu, Tanpaku yang serba serbi tak tahu, Maaf ibu, Cuma itu yang kumampu. Aurat ku jaga sedayanya, Ikhtilat kubatasi sebaiknya, Hati kupelihara penuh lembutnya, Walau dijaja berbagai cerita, Senyum sinis dimana-mana, Ku harus tak mengalah Pada insan yang tak suka Karena Itulah dugaannya istiqamah Semakin ku kuat Semakin mereka menyekat Maaf manusia Ketakutanku akan azab dosaku Lebih besar dari cercaanmu Kesungguhanku akan hijrahku Lebih besar dari kesakitanku Keinginanku akan redha-Nya Lebih besar dari segalanya Maaf. Taubat yang direncana Tidak diterima oleh-Nya Aduh, Seakan boleh berhenti nadi Betapa aku takut Betapa aku malu Merencana taubah diusia tua Merencana hijrah dihujung umu...